Article

Soal Imajinasi

19.04

imajinasi jauh lebih penting dari sains!
"Imajinasi jauh lebih penting dari pengetahuan" - Albert Einstein
William Blake menulis puisinya begini: “Lihatlah dunia dalam sebutir pasir, lihatlah surga dalam bunga yang liar, Letakkan di telapakmu jumlah yang tak terhingga, Dan keabadian dalam satu jam.”
Kata-kata ini melukiskan kekuatan imajinasi yang begitu nyata. Menurut Anda  apakah hanya para musisi, penyair, artis, pemain drama, dan mereka yang bekerja secara terdidik saja yang dapat mencipta keindahan atau memiliki daya imajinasi?  Kalau memang demikian Anda keliru.
Kita semua dianugerahi kekuatan imajinasiyang kreatif. Seorang bocah laki-laki bersama teman yang lain sedang mempelajari kata-kata yang berakhiran “K” di sekolah mereka, St. Louis. Ketika mereka sampai pada kata  “Kill”  bocah itu berkata: “Kita seharusnya tidak mempelajari kata ini di sekolah?  Mengapa kita tidak membubuhi huruf ‘S’ saja di depan kata itu?”  Pada pukul 6 sore, ia mengubah kata kill (membunuh) menjadi skill(keahlian). Bocah itu memperlihatkan  bahwa ia dapat memanfaatkan imajinasinya secara kreatif, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga untuk seluruh dunia.
Di saat-saat yang penuh kekerasan sekarang ini, di mana terkadang manusia merasa tidak berharga keindahan imajinasi hilang, tersembunyi, dan tertekan. Ini merupakan gerak yang cepat di mana kita menghadapi kecenderungan menyesatkan gerak bebas imajinasi.
Namun Anda, kita semua, hanya mempunyai imajinasi bila punya rasa harga diri. Anda tidak dapat mengabaikan imajinasi Anda dan rasa harga diri Anda lagi jika Anda ingin hidup dalam hal-hal kreatif. Adalah tanggung jawab manusia setiap hari untuk mendapatkan kembali imajinasi kita dan melihat keindahan dalam diri kita, juga di sekeliling kita.

Imagination

Sukses Berkat Kekuatan IMAJINASI

18.55


Pembaca, jangan meremehkan imajinasi. Imajinasi bukanlah gambaran kosong atau angan-angan tanpa isi. Sejarah telah membuktikan banyak tokoh terkenal menjadi besar berkat imajinasinya yang luar biasa. Imajinasi ternyata mempunyai kekuatan. Albert Einstein pernah mengatakan, “Energi mengikuti imajinasi”. Tentu saja, Einstein serius dengan ucapannya. Apalagi Einstein mengamini hukum kekekalan energi. Dia sendiri mengaku telah membuktikannya saat dia ditanya bagaimana dia mampu menghasilkan begitu banyak teori spektakuler, dia menjawab imajinasinyalah yang menjadi salah satu bahan bakar dari idenya itu.
Lantas, bagaimanakah imajinasi yang dihasilkan pikiran kita bekerja?Pada prinsipnya, perlu Anda sadari, pikiran kita adalah sebuah
magnet yang luar biasa. Pikiran kita mampu menjadi otopilot atas apa yang ingin kita wujudkan, yang kita cita-citakan bahkan yang sekadar kita imajinasikan.
Setiap orang boleh mempunyai mimpi akan masa depan. Mimpi menjadi seorang penulis hebat, misalnya, atau menjadi sastrawan, insinyur, dokter, dan sebagainya. Dalam perwujudan mimpi inilah kekuatan imajinasi berperan. Sekali kita merencanakan dan mematrikan imajinasi dalam pikiran kita, fisik kita pun mulai mencari jalan bagaimana merealisasikan apa yang sudah kita pikirkan.
Untuk mudahnya, pembaca, ada dua kisah tentang kekuatan imajinasi yang ingin saya ceritakan di sini. Pertama, kisah hidup Mayor James Nesmeth, seorang tentara yang doyan main golf. Dia begitu tergila-gila dengan golf. Tapi sayang sekali, sebelum menikmati kesempatan itu, dia ditugaskan ke Vietnam Utara.
Sungguh sial, saat di Vietnam dia ditangkap oleh tentara musuh dan dijebloskan ke penjara yang pengap dan sempit. Dia tidak diberi kesempatan untuk berinteraksi dengan siapa pun. Situasi pengap, kosong, dan beku itu sungguh menjadi siksaan fisik dan mental yang meletihkan baginya.
Untungnya, Nesmeth sadar dirinya harus menjaga pikirannya agar tidak sinting. Dia mulai berlatih mental. Setiap hari, dengan
imajinasinya, dia membayangkan dirinya berada di padang golf yang indah dan memainkan golf 18 hole. Dia berimajinasi secara detail. Dia melakukannya rata-rata empat jam sehari selama tujuh tahun.
Lantas, tujuh tahun kemudian, dia pun dibebaskan dari penjara. Namun, ada yang menarik saat dia mulai bermain golf kembali untuk
pertama kalinya. Ternyata, Mayor James Nesmeth mampu mengurangi rata-rata 20 pukulan dari permainannya dulu. Orang-orang pun bertanya kepada siapa dia berlatih. Tentu saja, tidak dengan siapa pun. Yang jelas, dia hanya bermain dengan imajinasinya. Tetapi, ternyata itu berdampak pada hasil kemampuannya. Nah, inilah kekuatan imajinasi itu.
Kisah kedua adalah cerita tentang Tara Holland, seorang gadis yang bermimpi menjadi Miss America sejak kecil. Pada 1994, dia berusaha menjajaki menjadi Miss Florida. Sayangnya, dia hanya menyabet runner-up pertama. Tahun berikutnya dia mencoba, tapi lagi-lagi hanya di posisi yang sama. Hati kecilnya mulai membisikkan dirinya untuk berhenti.
Bulatkan tekad
Tapi, dia bangkit dan membulatkan tekadnya lagi. Dia pindah ke negara bagian lain, Kansas. Pada 1997, dia terpilih menjadi Miss
Kansas. Dan di tahun yang sama, dia berhasil menjadi Miss America! Yang menarik, adalah saat Tara diwawancarai setelah kemenangannya, Tara menceritakan bagaimana dia sudah ingin menyerah setelah dua kali kalah di Florida.
Tapi, tekadnya sudah bulat. Selama beberapa tahun kemudian, dia membeli video dan semua bahan yang bisa dipelajari tentang Miss Pagent, Miss Universe, Miss America, dan sebagainya. Dia melihatnya berkali-kali. Setiap kali melihat para diva meraih penghargaan tertinggi, Tara membayangkan dirinyalah yang menjadi pemenangnya.
Satu lagi yang menarik dari wawancaranya adalah saat dia ditanya apakah dia merasa canggung saat berjalan di atas karpet merah. Dengan mantap, Tara Holland menjawab, “Tidak sama sekali. Anda mesti tahu saya sudah ribuan kali berjalan di atas panggung itu.”
Seorang reporter menyela dan bertanya bagaimana mungkin dia sudah berjalan ribuan kali di panggung, sementara dia baru pertama kalinya mengikuti kontes. Tara menjawab, “Saya sudah berjalan ribuan kali di panggung itu…dalam pikiran saya.”
Pembaca, dua kisah nyata di atas menceritakan tentang kekuatan imajinasi. Kita memujudkan apa yang kita lihat dalam pikiran kita.
Imajinasi adalah energi. Energi yang kalau diolah terus-menerus akan mewujud dalam apa yang kita imajinasikan itu.
Kekuasaan boleh memenjarakan fisik, membungkam mulut, tetapi sama sekali tidak bisa memasung imajinasi kita. Dengan kekuatan
imajinasi, masa depan akan menjadi milik kita sesuai yang kita cita-citakan.
Dengan imajinasi, kita bisa menjadi tuan atas takdir kita, I am the master of my fate. Stephen Covey dalam 7 Habits mengatakan kita membuat kreasi mental lebih dulu sebelum kreasi fisiknya.
Semakin kuat gambaran mental yang kita miliki, semakin besar energi yang kita miliki untuk mewujudkannya. Sebaliknya, jika kita terlalu banyak membayangkan yang buruk dan negatif, kita menarik energi negatif dan kita semakin ter-demotivasi untuk meraihnya.
Pepatah Latin mengatakan, Fortis imaginatio generat casum, artinya imajinasi yang jelas menghasilkan kenyataan. Dengan demikian, jangan sia-siakan kekuatan imajinasi dalam diri kita. Imajinasi mampu menjadi kendaraan kita menuju apa saja yang kita mimpi dan cita-citakan.
Imajinasi akan mengumpulkan seluruh energi kita untuk mewujudkannya. Dalam aplikasi sehari-hari, dengan imajinasi, kita membayangkan hal-hal positif yang akan kita lakukan dan membayangkan hal-hal positif yang akan terjadi. Betapa kita akan melihat langkah dan tindakan kita mulai mengarah pada apa yang kita bayangkan. Dan…the dreams will come true!

Jika Anda tersentuh dengan cerita di atas, tolong “share” cerita ini ke teman-teman yang lain agar mereka juga dapat memetik hikmah yang ada pada cerita di atas. Semoga dapat bermanfaat bagi kehidupan kita, terimakasih.
(Sumber : motivation-live.blogspot.com)

Einstein

Kutipan Albert Einstein

18.47

  • Imajinasi lebih penting dari pengetahuan. Pengetahuan itu terbatas, sedangkan imajinasi meliputi seluruh dunia, merangsang kemajuan, melahirkan evolusi.
  • Jangan pernah melawan kata hati walaupun negara memerintahkan.
  • Hendaklah segalanya dibuat sederhana mungkin, tetapi bukan asal sederhana.
  • Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat diraih dengan pengertian.
  • Jika orang menjadi baik karena mereka takut hukuman dan mengharapkan hadiah, maka kita berada dalam penyesalan yang besar.
  • Logika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan mengantarkan Anda ke semua tempat.
  • Janganlah mencoba menjadi orang sukses. Jadilah orang yang bernilai.
  • Kepandaian manusia ada batasnya tetapi kebodohan manusia mungkin tidak ada batasnya.
  • Gravitasi tidak bertanggung jawab pada orang yang sedang jatuh cinta.
  • Hal yang paling sulit dimengerti di dunia adalah pajak penghasilan.
  • Sikap yang lemah akan menjadi karakter yang lemah.
  • Aku tidak pernah berpikir masa depan, karena itu akan datang segera.
  • Ilmu pengetahuan tanpa agama adalah cacat, dan agama tanpa ilmu pengetahuan adalah buta.
  • Orang yang tidak pernah membuat kesalahan itu orang yang tidak pernah mencoba hal-hal baru.
  • Satu-satunya hal yang paling berharga adalah intuisi.
  • Segala sesuatu harus dibuat sesederhana mungkin, tapi tidak berarti dibuat lebih gampang.
  • Jika A adalah sukses dalam kehidupan, maka A = x + y + z. Bekerja adalah x, bermain adalah y, dan z adalah menutup mulut.

Imagination

08.21

"Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa anda dari A ke B, imajinasi akan membawa anda kemana-mana" - Einstein

Lyrics

Chrisye - Kangen (Lirik)

18.02

Kuterima suratmu... 
T'lah kubaca dan aku mengerti
Betapa merindunya dirimu
Akan hadirnya diriku
Didalam hari-harimu
Bersama lagi

Kau bertanya padaku
Kapan aku akan kembali lagi
Katamu kau tak kuasa... Melawan, 
Gejolak didalam dada
Yang membara menahan rasa
Pertemuan kita nanti... 
Saat kau ada disisiku

Reff; 
Semua kata rindumu semakin membuatku
Tak berdaya... Menahan rasa ingin jumpa
Percayalah padaku akupun rindu kamu
Ku akan pulang... Melepas semua kerinduan... 
Yang terpendam

Kau tuliskan padaku
Kata cinta... Yang manis dalam suratmu
Kau katakan padaku... Saat ini, 
Ku ingin ada pelukmu
Dan belai lembut kasihmu
Tak akan kulupa selamanya... 
Saat bersama, dirimu... 

Kembali ke reff; 

Jangan katakan cinta... 
Menambah beban rasa
Sudah simpan saja sedihmu itu... 
Ku akan datang

Dentist

Spesialis Kedokteran Gigi : Spesialis Periodonsia

18.58


Bidang ini memang jarang dikenal oleh masyarakat awam. Padahal, spesialis ini merupakan fondasi dari perawatan kesehatan gigi dan mulut agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Spesialis ini menangani kesehatan jaringan penyangga gigi, yaitu gusi dan tulang yang memegang gigi agar gigi tetap berada di dalam rongga mulut selama mungkin. Keluhan yang biasa dijumpai di masyarakat adalah bau mulut.
Penyebab bau mulut memang beragam. Salah satunya penyebabnya adalah karang gigi. Gusi berdarah dan meradang juga sering diabaikan orang. Padahal hal tersebut merupakan indikasi awal adanya infeksi pada jaringan penyangga.
Bila hal tersebut diabaikan, nantinya akan menjadi fokal infeksi, kegoyangan gigi, yang akhirnya berujung kepada kehilangan gigi. Untuk mencegah hal tersebut, dokter gigi spesialis ini akan memberikan perawatan hingga tuntas.
Selain itu, adanya kegoyangan gigi tanpa sebab serta adanya rasa sakit pada gusi tanpa ada lubang pada gigi juga patut dicurigai. Spesialis ini juga akan mencari tahu dan menghilangkan penyebabnya.
Keluhan lain yang juga terdapat banyak di masyarakat adalah gusi yang membengkak hingga menutupi hampir semua permukaan gigi, gigi terasa panjang, serta gusi memerah.
Kelainan ini lebih disebabkan oleh konsumsi beberapa obat dalam jangka waktu yang lama. Dengan berkonsultasi dengan dokter yang menangani secara umum, spesialis ini akan merawat keluhan ini.
Sebelum melakukan perawatan ortho, atau pembuatan gigi tiruan, ada baiknya berkonsultasi dengan spesialis ini, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

drg. (nama), Sp.Perio

Dentist

Spesialis Kedokteran Gigi : Spesialis Ortodonti

18.55


Orthodonsi atau perawatan dengan menggunakan kawat atau perawatan untuk meratakan gigi merupakan bidang kedokteran gigi yang mengkhususkan dalam memberikan pelayanan untuk mencegah atau mengkoreksi gigi berjejal/tidak rata dan ketidakseimbangan wajah.
Tujuan pemerataan gigi adalah untuk kepentingan fungsional dan kepentingan estetis. Dari segi fungsional, pemerataan gigi identik dengan perbaikan fungsi kunyah yang tidak seimbang, yang diakibatkan oleh ketidakrataan dan ketidakteraturan gigi.
Selain itu, orthodonsi juga dapat memperbaiki posisi gigi yang tidak rata, yang sering menyulitkan pasien dalam hal pembersihan gigi akibat penumpukan sisa makanan pada gigi yang berjejal.
Hal tersebut dapat mengakibatkan lubang pada gigi yang bersangkutan serta radang gusi. Lebih lanjut lagi, bila ketidakteraturan gigi dibiarkan, dapat terjadi kelainan pada sendi rahang, yang dikeluhkan terutama di usia lanjut.
Perawatan orthodonti yang kami tawarkan berupa removable orthodonti, untuk kasus ringan serta pencegahan untuk pasien dewasa muda; dan fixed orthodonti, untuk kasus yang cukup berat.
Adapun fixed orthodonti dapat dibagi menjadi metal braces serta tooth colored braces. Pilihan dapat kita rundingkan sesuai dengan yang terbaik untuk Anda.

drg. (nama),Sp.Ort

Dentist

Spesialis Kedokteran Gigi : Spesialis Kedokteran Gigi Anak

18.45


Anak-anak merupakan permata keluarga yang perlu kita jaga dan kita pelihara agara kelak di kemudian hari dapat membanggakan orang tua. Semua aspek pendukung kemajuan anak penting untuk diberikan yang terbaik, termasuk di dalamnya perawatan kesehatan gigi dan mulut.
Perbedaan antara perawatan gigi anak dan dewasa adalah dalam menjalin hubungan komunikasi antara pasien dan dokter gigi. Untuk mencapai keberhasilan perawatan gigi anak dibutuhkan kerjasama antara dokter gigi spesialis gigi anak, anak, dan orang tua atau guru.
Dengan adanya komunikasi serta kerja sama yang baik antara ketiga subyek tersebut, diharapkan kita dapat mengubah persepsi anak mengenai dokter gigi yang menakutkan. Selain itu, kami juga mengajarkan bagaimana cara memelihara kesehatan gigi mereka.
Pelayanan untuk menjaga kesehatan gigi anak dapat kami berikan untuk perseorangan dengan melibatkan orang tua maupun kelompok dalam satu sekolah yang melibatkan guru. Pelayanan tidak berhenti sampai situ.
Kami juga menawarkan pelayanan dari dokter spesialis gigi anak karena merawat gigi anak tentunya berbeda dengan merawat gigi orang dewasa, baik secara fisik tubuh dan gigi anak maupun psikis anak. Pada dasarnya, perawatan gigi anak merupakan total patient care yang mencakup preventif, kuratif, dan rehabilitatif.
Kami menekankan pada tindakan preventif (pencegahan) sebelum terjadi kerusakan lebih lanjut. Banyak orang salah kaprah mengenai gigi susu. Apabila gigi susu berlubang/bermasalah biasanya dibiarkan karena mereka pikir nantinya akan diganti dengan gigi tetap pada masa dewasanya. Pemikiran tersebut salah.
Karena gigi susu, selain berfungsi untuk makan dan membantu bicara bagi anak, juga berfungsi sebagai penuntun arah bagi pertumbuhan gigi tetap. Sehingga gigi susu pun perlu dipertahankan hingga masa gigi tetap tumbuh, agar gigi tetap tumbuh teratur. Spesialis gigi anak juga membantu mengkoreksi pertumbuhan, baik gigi maupun rahang sedini mungkin untuk anak-anak.
Sebelum permasalahan-permasalahan yang terjadi karena kebiasaan buruk pada anak (seperti minum susu dengan botol hingga jangka waktu yang lama, menghisap jari, menggigit bibir, menggigit kuku, dll); pertumbuhan gigi yang tidak teratur, atau pertumbuhan rahang yang tidak harmonis menjadi masalah besar, spesialis ini membantu mencegah hal tersebut bekerja sama dengan orthodontist menggunakan alat dari yang sederhana hingga yang kompleks.


drg. (nama), Sp.KGA

Dentist

Spesialis Kedokteran Gigi : Spesialis Konservasi

18.34


Bidang Konservasi meliputi restorasi, perawatan syaraf, perawatan estetis. Penyakit gigi dan mulut yang sering umum terjadi di Indonesia adalah gigi berlubang.
Gigi berlubang yang lanjut akan merusak struktur gigi sehingga gigi tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk itu, diperlukan suatu perawatan untuk mengembalikan fungsi gigi tersebut.
Kami berprinsip bahwa gigi perlu dipertahankan selama mungkin di dalam mulut. Meskipun gigi yang telah mengalami infeksi hingga saluran akar atau bahkan mati, gigi tersebut dapat dipertahankan dengan suatu perawatan syaraf agar infeksi pada saluran akar tidak berlanjut ke ujung akar serta tidak menjadikan gigi tersebut fokal infeksi.
Selanjutnya, gigi yang telah dirawat akan dipasangkan restorasi/tumpatan khusus untuk mengembalikan fungsinya. Selain itu, kami juga memberikan perawatan estetis, salah satunya adalah pemutihan gigi (bleaching), baik in office bleaching maupun walking bleaching.
Cara dan obat bleaching yang kami gunakan aman tidak merusak gigi namun efektif untuk memutihkan gigi anda. Selain itu, kami juga menawarkan pemasangan berlian pada gigi anda, untuk lebih mempercantik senyum anda.


drg. (nama), Sp.KG

Dentist

Spesialis Kedokteran Gigi : Spesialis Prostodonsia

18.28


Bidang ini memberikan perawatan pembuatan gigi tiruan untuk menggantikan gigi yang hilang serta gigi dengan kerusakan lanjut yang tidak memungkinkan untuk dilakukan penambalan.
Gigi yang hilang, bila tidak segera digantikan, dapat menjadi masalah yang kompleks. Mulai dari bergesernya gigi tetangga, turunnya gigi lawan, resorbsi tulang penyangga secara drastis, goyangnya gigi yang ada, hingga menimbulkan kelainan sendi rahang.
Oleh karena itu, gigi hilang harus segera diganti dengan gigi tiruan. Gigi tiruan yang baik adalah gigi tiruan yang nyaman dipakai pada saat berfungsi baik untuk makan maupun berbicara.
Secara estetik baik dan tidak merusak jaringan mulut sekitar. Pilihan gigi tiruan bermacam-macam, gigi tiruan lepasan dan gigi tiruan cekat; gigi tiruan sebagian maupun gigi tiruan penuh.
Anda dan kami dapat merundingkan pilihan yang terbaik bagi Anda. Bekerja sama dengan Spesialis Bedah Mulut dan Spesialis Periodonsia, kami juga menawarkan implan, untuk pilihan yang maksimal.
Implan merupakan teknologi terbaru dengan memasangkan semacam logam pengganti akar di dalam tulang, yang di atasnya dipasangkan mahkota tiruan sehingga kedudukan gigi tiruan lebih baik.


drg. (nama), Sp.Pros

Dentist

Spesialis Kedokteran Gigi : Spesialis Bedah Mulut

18.25


Bidang ini lebih mengkhususkan untuk pencabutan gigi yang telah mengalami komplikasi, pencabutan gigi impaksi, bedah estetik, serta bedah implan.
Gigi-gigi yang sudah tidak dapat dirawat dan tidak dapat direstorasi karena kerusakan yang lanjut perlu dicabut untuk mencegah terjadinya penyebaran infeksi ke bagian tubuh yang lain.
Pada kasus tertentu, pencabutan tidak dapat dilakukan dengan teknik biasa melainkan dengan teknik pembukaan jaringan dan pembuangan sebagian tulang untuk mencegah patah rahang.
Teknik yang kurang lebih demikian juga dibutuhkan untuk pengambilan gigi yang tertanam di tulang (impaksi) dan tidak dapat tumbuh/ tumbuh sempurna akibar kekurangan ruang atau posisi yang tidak menguntungkan.
Pengambilan gigi impaksi dapat dilakukan dengan anestesi lokal maupun dengan anestesi lokal digabungkan dengan obat penenang, bekerja sama dengan dokter spesialis anestesi.
Spesialis Bedah Mulut juga membantu Spesialis Prostodonsia untuk mempersiapkan keadaan mulut pasien yang ingin memasang gigi tiruan tapi ada kelainan tulang yang menonjol sehingga menyulitkan dalam pembuatan dan pemasangan gigi tiruan tersebut.
Bedah pemasangan implan pada regio gigi yang hilang, kemudiah akan dipasangkan gigi tiruan oleh spesialis prostodonsia

drg. (Nama), Sp.BM

Cerpen

Anak Ayam Dan Sekaleng Puisi

19.56

Pagi ini, masih sama dengan pagi-pagi yang lain. Bukan tentang embun yang memeluk mesra dedaunan, bukan pula tentang kokok ayam yang saling sahut. Di balik jendela kelas, mataku tersudut pada satu titik obyek yang telah menggiringku ke tingkat kulminasi kerinduan. Fatah. Dia bukan setangkai bunga yang tengah kupandangi saat ini, dia adalah cowokku.

"Din, nanti ke perpus, yuk. Aku mau ngembaliin buku pinjaman, nih, udah kena denda," ucap Riri sambil menepuk pundakku.

"Ri, menurutmu Fatah sekarang lagi mikirin aku enggak, ya? tau dia lagi sibuk belajar kimia?" ucapku dengan tatapan menerawang langit.

"Ya elah Din, ternyata dari tadi kamu ngelamunin itu. Ya, pasti kangenlah sama kamu, tapi bukan berarti kalo merindukan seseorang dia berhenti memikirkan yang lain."

"Tapi, masak, sih, dia kangen sama aku? Jangankan telepon, sms aja jarang banget. Mesti aku duluan yang sms. Sebel, sih, lama-lama." Kali ini wajah Dina terlihat agak kesal.

"Din, kamu percaya, kan, sama Fatah? Mungkin dia lagi fokus sama tugas-tugasnya. Eh bukannya dia sibuk persiapan OSN (Olimpiade Sains Nasional) itu, ya?"

Aku memilih mengakhiri pembicaraan, kurasa akan lebih baik jika aku tidak melanjutkannya. Baru tiga bulan aku jadian dengan Fatah, namun rasa-rasanya aku sudah tidak tahan lagi. Tiga bulan pacaran, dan terakhir bertemu pun saat hari pertama jadian. Kami berbeda SMA. Waktu itu kami berdua sama-sama ingin melanjutkan ke SMA yang sama, namun Fatah lolos dan aku tidak. Ya itulah perbedaan kami, perbedaan yang telah menjauhkan kami. Fatah masuk kelas olimpiade, dan ia terpilih untuk mewakili almamaternya dalam OSN. Kuakui dia memang pintar, jauh lebih pintar dariku.
Malam ini aku memutuskan untuk sms Fatah duluan, sudah dua hari dia tak ada kabar. Sekarang bukan lagi tentang kerinduan, tapi rindu dan khawatir yang bercampur jadi satu.

Fatah?  >_<

Sejam kemudian dia membalas sms ku "iya?"

Sependek itukah seorang kekasih membalas sms kekasihnya? Tidakkah dia memikirkan perasaanku? Huuuh, aku menghela nafas panjang. Kemudian tanpa berpikir panjang, aku membalas smsnya.

semangat ya buat OSN nya, kamu pasti bisa! Ganbatte :)

Hanya berselang satu menit, HPku bergetar, dia membalas smsku

iya iya :)

Di satu sisi aku bahagia dia masih menyempatkan waktu untuk membalas smsku, tapi di sisi lain, tidak bisakah dia memperlakukan pacarnya dengan sedikit romantis, dengan balasan sms yang panjang misalnya, atau dengan kata-kata yang manis?

Ahh, sudahlah. Aku menarik nafas perlahan.

Kalau Fatah saja fokus dengan OSN, sekarang aku juga harus fokus dengan tugas yang diamanahkan kepadaku. Aku dipercaya menjadi ketua panitia lomba mading 3D di sekolahku. Acara sudah semakin dekat, aku harus fokus memastikan tiap panitia menjalankan tugas mereka dengan baik. "Ayo semangat Din!" aku berteriak menyemangati diri sendiri.

Gemuruh teriakan siswa mulai terdengar nyata, berlarian menuju kelas mereka masing. Terdengar suara kernyitan gerbang yang ditarik satpam. Para cewek menarik rok mereka selutut agar lebih mudah berlari. Sedangkan para cowok berlarian menuntun motornya yang lalu mereka parkirkan di tempat parkir. Suasana pagi ini semakin gaduh, maklumlah sekarang sudah jam tujuh tepat dan guru pengajar sudah mulai berjalan menuju kelas yang mereka ajar.

Di saat mereka berlari terbirit-birit, aku hanya memasang pandangan menyeluruh dan berjalan dengan santai. Aku sudah hapal betul, Pak Wira, sang guru Matematika, bisa dipastikan datang terlambat. Dari kejauhan, nampak sosok berkacamata melambaikan tangannya ke arahku. Sosoknya tinggi, dengan senyum sumringah dan lepas. Dia berjalan mendekatiku dengan langkah gontai.

"Hei, Din" sapamya masih dengan senyuman lepas yang melekat.

"Iya, Kak. Ada apa?" jawabku sedikit melongo.

Nafas Kak Krisna tersengal-sengal, sesekali ia menghela napas dan memulai untuk berbicara. "Eh, gimana, Din, persiapan lomba mading? Udah sejauh mana? Kalo butuh bantuan ngomong langsung aja ke aku, enggak usah sungkan-sungkan."

"Mmm...pra acara udah beres, Kak. Semoga nanti acaranya sukses."

Kak Krisna. Ya, dia baik banget. Saking seringnya dia membantuku, lama-lama aku jadi enggak enak. Tahun lalu dia ketua panitia lomba mading 3D, dan konsep acaranya keren banget. Dia organisator, dan tahun lalu dia ketua MPK. Sosoknya dewasa dan menenangkan.

Setelah lelah berbicara, Kak Krisna berbalik dan berjalan menuju kelasnya. Beberapa menit kemudian, HPku bergetar, dengan sigap aku mengambil HP di kantong rok dan cepat-cepat membuka SMS. Aku sangat berharap pesan singkat itu dari Fatah. Mataku terbelalak, kenapa bukan Fatah yang meng-SMS ku seperti ini? Kenapa orang lain?

Saat benangmu putus, jangan khawatir
Aku adalah anak kecil yang akan mengejarmu
Di manapun angin membawamu pergi
Kamu tidak akan sendirian :)

Kak Krisna begitu perhatian, aku takut jika aku membalas smsnya, dia mengira aku memberi harapan ke dia. Jadi lebih baik aku enggak membalas smsnya kecuali sms penting.
Dulu, aku pernah meminta Fatah membuatkanku puisi, tapi dia enggak mau dan membalas SMSku dengan "kamu kan bukan guru bahasaku, he he :p"

Kemudian aku pun berjalan masuk ke kelas, duduk bersebelahan dengan Riri.

"Kamu kenapa Din? Pagi-pagi udah nguncir bibir aja, ntar jadi kayak Omas, lhoo!"

"Ri, aku pengin putus dari Fatah" bisikku pelan

"Lho, lho, kenapa emang? Kamu yakin? Serius?" Riri kaget, dan tanpa sadar dia berbicara dengan intonasi tinggi, sampai-sampai sepenjuru kelas memandanginya.

"Aku tau dia kaku dan cuek, dan aku enggak bisa nerima itu semua."

"Din, itu konsekuensi yang harus kamu terima dari awal, kan. Kamu udah tau kalo dia orangnya memang kayak gitu."

"Iya aku tau, aku pikir dia enggak akan secuek ini sama pacarnya. Eee, ya udahlah. Keputusanku sudah bulat."

"Terserah kamu, sih. Tapi jangan jadi orang bodoh, jangan nyesel udah mutusin Fatah. Itu semua keputusan kamu, dan setiap keputusan selalu ada resiko." Riri menepuk-nepuk bahuku, dan mencoba menguatkanku.

Pak Wira masuk kelas, dan seketika suara gemuruh itu menghilang dan tergantikan sunyi.

Fatah itu cowok baik-baik, tapi aku juga enggak tahan kalau diacuhi terus-terusan. Aku sudah bertekad untuk mutusin Fatah hari ini juga. Aku bingung, aku enggak enak mutusin Fatah lewat telepon. Meskipun agak enggak sopan mutusin orang lewat sms, tapi aku bener-bener enggak tega ngomong langsung ke dia. Akhirnya kukirimkan sms itu.

Fatah, aku masih sayang sama kamu, tapi aku udah ngga bisa ngelanjutin hubungan kita. Maafin aku ya, makasih untuk semuanya :)

Sejam berlalu, dan hari berganti. Fatah enggak menanggapi smsku, aku menganggap dia setuju putus denganku.

***

Setelah sekian lama mempersiapkan acara ini, akhirnya sekarang tibalah saatnya melihat hasil jerih payah tim panitia lomba mading 3D.

Auditorium sekolah disulap menjadi arena lomba dan seminar yang megah. Ada 30 tim yang siap untuk berkompetisi serta berkreasi sekreatif mungkin. Satu tim terdiri dari 4 orang siswa. Mereka sudah siap dengan bahan yang akan mereka gunakan untuk membuat mading. Acara sudah mulai. Diawali dengan sambutan ketua panitia yaitu aku sendiri. Kemudian acara dibuka oleh Kepala Sekolah. Dan lomba pun dimulai, peserta diberikan waktu 2 jam untuk membuat mading dengan tema "kreasi tanpa batas"

Peserta lomba nampak sibuk menghias mading mereka, ada yang membuat pemandangan alam, ada yang membuat prototype mainan tradisional, dan lain-lain. Memandangi mereka seperti ini aku jadi teringat setahun yang lalu sewaktu aku kelas X. Aku, Riri, Dinar, dan Aji juga mengikuti lomba ini. Awalnya, sih, cuma iseng-iseng ikutan, dan ternyata timku menang dan menyabet juara satu, bener-bener di luar dugaan banget.

Tiba-tiba dengan langkah tergopoh-gopoh, serta raut muka cemas Dimas menghampiriku. "Din, kamu udah dapet konfirmasi, kan, dari Pak Didik? Masalahnya sekarang Pak Didik enggak bisa dihubungi, di-BBM ngga dibalas, ditelepon enggak diangkat. Sebentar lagi dia, kan, mengisi materi." Keringat menetes dari dahinya, nafasnya tersengal-sengal, dan dia nampak kebingungan.

"Lhh, Bela konfirmasi ke aku kalo Pak Didik bisa dateng jam 1, dan enggak usah dijemput. Sekarang Bela mana?" Raut mukaku tegang.

"Nah itu, Bela juga hilang enggak ada kabar. Kamu dipanggil sama Bu Kepsek."

Dengan langkah tergesa aku berlari menghadap Bu Kepsek, wajahku sungguh tak bisa menyembunyikan kecemasan ini.

"Din, lho, kamu itu gimana! Ini udah jam berapa? Pak Didiknya mana? Semua tamu undangan menunggu kedatangan Pak Didik. Kamu bisa bikin nama sekolah kita tercoreng kalo pembicaranya enggak dateng."

"Iya, Bu, maaf, tapi Pak Didiknya udah konfirmasi tadi pagi kalau akan datang on time. Saya coba hubungi Pak Didiknya sebentar." Wajahku terlihat enggak karuan, ini bisa jadi blunder kalo enggak cepat-cepat diselesaikan.

Dengan menggigiti bibir, aku berjalan mondar-mandir aku mencoba menelepon Pak Didik berulang kali. Namun suara yang terdengar selalu sama."Nomor yang Anda tuju sedang sibuk atau di luar jangkauan, cobalah beberapa saat lagi."

Aku menghampiri wakil ketua panitia yaitu Beta, dan kami mencoba mencari solusi dari masalah ini. Sepuluh menit lagi waktu yang tersisa. Aku dan Beta memutuskan untuk mengganti pembicara, yaitu Pak Gigi, sama-sama maestro di bidang seni rupa. Aku dan Beta bergegas keluar auditorium untuk menjemput Pak Gigi yang rumahnya selang lima gedung dari sekolah ini setelah sebelumnya Beta menelepon keberadaan beliau.

Saat keluar auditorium, kami papasan dengan Pak Didik yang tersenyum sumringah berjalan dengan sesosok cowok yang kukenal. Sosoknya tidak terlalu tinggi, dan kurus. Fatah. Bisa-bisanya dia ada di sini. Perasaanku campur aduk, antara plong, senang gara-gara Pak Didik datang, tapi jadi enggak karuan karena ada Fatah. Pak Didik langsung naik ke mimbar dan memulai mengisi materi.

"Haduh, rasanya kayak ngejar-ngejar maling, keringetan" celetuk Pak Didik mencairkan suasana. Audiens pun tertawa mendengar celotehan beliau.

"Tadi motor saya mogok, untung ada Fatah yang nolongin saya. Udah ganteng, pinter, coba kalo saya punya anak perempuan udah saya jodohkan sama anak saya."

Jujur ini momen yang paling bikin enggak enak hati. Aku sungkan sama Fatah. Dan kenapa dia ke sini? Ada kepentingan apa dia ke sini? Haduuuh...aku salah tingkah. Dia marah, enggak, ya sama aku.

Fatah menghampiriku dan menggandengku keluar auditorium. Jantungku rasanya mau copot. Langkahnya berhenti di bawah pohon mangga. Kemudian dia menghela nafas panjang.

"Din, aku punya sesuatu buat kamu."

"Apa?" aku mencoba untuk tenang.

Dia mengambil boneka anak ayam di belakangnya, lalu dia menyodorkannya di hadapanku. Aku memasang muka enggak percaya, tanpa berbicara sepatah kata pun.

"Ini buat kamu, meskipun aku enggak bisa ngucapin selamat pagi buat kamu, enggak bisa ngajakin kamu berangkat sekolah bareng, semoga anak ayam ini selalu bisa menemani kamu."

Aku masih diam, enggak tahu harus berkata apa, tingkah laku Fatah benar-benar membuatku membisu siang ini. Tak berhenti sampai di situ, dia kembali mengambil sesuatu di belakangnya, seperti semua ini sudah ia rancang sebelumnya. Dia memberikan kaleng kaca berisi gulungan kertas.

"Sejak kamu ngomong pengin dibuatin puisi, aku nyoba buat bikinin kamu puisi. Tapi aku malu buat ngasih puisi itu ke kamu, tulisanku jelek dan enggak puitis, jadi tiap aku bikin puisi aku masukin di kaleng itu."

Ya, Tuhan. Ternyata Fatah selama ini melakukan itu semua, dan aku enggak menghargai apa yang telah Fatah lakukan. Aku benar-benar menyesal.

"Din maafin aku, ya. Maaf enggak bisa jadi pacar yang baik buat kamu. Kamu pantes dapet yang lebih baik dari aku. Maaf aku baru bisa nemuin kamu sekarang, aku sibuk karantina, dan maaf enggak bisa bawain emas buat kamu, kemampuanku sebatas perunggu."

Aku memegang tangan Fatah dan memberanikan diri buat ngomong. "Kamu enggak perlu minta maaf. Aku yang enggak bisa ngeliat ketulusan orang lain. Mau emas, mau perunggu kamu tetep cowok paling keren bagiku." Aku memandangi kedua bola matanya, semoga dia bisa memaafkan aku.

Fatah enggak bicara apa-apa. Dia hanya tersenyum, dan kami pun saling pandang. Tatapannya itu seperti berbicara kalo dia mengiyakan pertanyaanku. Dunia serasa berhenti berputar. Sekarang aku telah menemukan seseorang yang tulus, meski aku terlambat menyadarinya.

(Oleh: Lenny Widyawati, foto: inspirefusion.com)

Dikutip dari : kawankumagz.com

Article

Memendam Perasaan Bahaya Buat Kesehatan?

19.38

Memendam perasaan memang bukan hal yang baik, girls. Selain enggak merubah keadaan, hal ini juga berdampak pada kesehatan kita. Kayak yang dibilang Kompaspsikiater dr Elly Ingkriwang mengatakan, memendam perasaan merupakan salah satu faktor yang memicu stres dan memicu gangguan kejiwaan bernama psikomatik.

Penyakit ini merupakan gangguan kejiwaan yang bisa memicu penyakit lain, terutama penyakit saraf. Ketika beranjak dewasa, waktu emosi lagi meluap-luap kita butuh penyaluran. Seperti yang dilakukan bayi waktu, mereka menangis buat menyalurkan emosi yang mereka rasakan. Elly mengatakan, perasaan marah, kecewa, sedih dan lainnya perlu penyaluran.

Nah, sebagai remaja kita bisa menyalurkan emosi kita buat berbagai hal. Selain adanya teman-teman buat tempat curhat kita, aktivitas positif kayak kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler juga bagus buat menyalurkan emosi kita. Selain itu, kita juga bisa menyalurkannya lewat karya, lho.Apalagi buat kita yang hobi menghasilkan sesuatu, kayak menulis lagu, cerpen ataupun menggambar.

Dikutip dari : kawankumagz.com

Article

TAYLOR SWIFT: COUNTRY GIRL GOING RETRO

19.35

Sempat jadi country girl yang identik denganmaxi dress dan boots, sekarang Taylor bertransformasi jadi cewek retro dengan stripey shirt sebagai andalannya.

Sejak dulu Taylor selalu tampil dengan gaya yang simple. Dia jarang banget terlihat memakai aksesori dan outfit yang berlebihan. Tapi bukan berarti Taylor cuek sama trenddan penampilannya, girls.

Ngikutin tren
"Aku suka mengikuti trend fashion, tapi enggak semua baju yang lagi nge-trend aku pakai. Aku hanya memakai pakaian yang aku suka dan cocok buatku," ungkap pelantun Sweeter Than Fictions ini.

Bergaya retro
Meski awalnya tampil dengan style country girl yang identik dengan maxi dress dan boots, kini Taylor lebih sering terlihat tampil dengan stripey t-shirt yang dipadukan dengan high-wasted shorts atau skirts dan juga oxford shoes. Bisa dibilang gaya Taylor sekarang adalah retro.

"Aku lebih suka mecoba dan memakai sesuatu yang bikin aku merasa nyaman sekaligus senang. Aku pengin orang lain melihatku apa adanya, bukan jadi orang lain."

Taylor Must have item
High-waisted shorts
Stripey shirt
Skirt
Retro dress
Flat shoes
Oxford shoes

Dikutip dari : kawankumagz.com

Article

Kulit Cantik Dengan Es Batu

20.40


Kalau ada pilihan resep kecantikan kulit yang paling murah, es batu termasuk ke dalam salah satunya, girls. Membuatnya pun mudah, kita tinggal memasukan air ke dalam cetakan es dan jadi, deh!

Mengecilkan pori-pori
Mengoleskan es batu pada kulit wajah bakalan membantu kita mengecilkan pori-pori,girls. Kita bisa melakukannya setiap hari sebelum tidur, selama kurang lebih lima sampai tujuh menit.

Makeup tahan lama
Karena pori-pori kita lebih rapat setelah dioleskan es batu, makeup pun jadi lebih tahan lama menempel pada kulit. Kita bisa melakukan cara yang sama, yaitu dengan mengoleskan es batu pada kulit wajah kita, setelah cuci muka dan membersihkan kulit. Setelah itu, baru kita pakaimakeup, deh.

Menyembuhkan jerawat
Jerawat yang membengkak dan memerah memang bikin kita enggak pede, makanya kita perlu mengompresnya biar lebih kecil. Es batu bisa jadi salah satu pendingin yang mengecilkan jerawat kita. Kita tinggal mengoleskan es batu pada bagian jerawat yang bengkak dan merah tadi.

Mengompres kulit terbakar sinar matahari
Kulit yang terbakar sinar matahari kadang terasa perih dan panas. Untungnya, ada es batu yang bisa mendinginkan luka ini. Sebelumnya, pastikan kulit kita steril dan bersih, ya!

Dikutip dari : kawankumagz.com